Artikel

Bahaya Water Heater Listrik dan Kenapa Sebaiknya Pilih Water Heater Solar

Water heater merupakan alat pemanas yang sering digunakan dalam keperluan rumah tangga. Khususnya untuk mendapatkan air panas/ hangat. Ada beberapa jenis water heater seperti water heater listrik, gas dan solar atau tenaga surya. Di bawah ini dijelaskan bahaya tentang water heater listrik dan kenapa sebaiknya ganti dengan water heater solar terbaik.

Inilah bahaya water heater listrik

1. Tersengat listrik

Bahaya pertama yang bisa diakibatkan dari penggunaan ialah tersengat listrik, apalagi jika alat tersebut baru selesai dipasang sehingga lebih baik digunakan pemanas air tenaga surya. Khususnya di bagian pipa serta heaternya. Sebab bagian itu terbuat dari tembaga maka akan mudah tersengat listrik jika kemungkinan mesin bocor sehingga air pun mengalir ke selang ataupun kerannya.

Begitu juga jika water heater atau selang showernya ada di atas bathtub yang airnya penuh dan mengenai selang tersebut. Untuk menghindari kemungkinan terjadinya kondisi ini, bisa dilakukan dengan memasang anti kontak pada water heater tersebut atau ganti pemakaian dengan water heater solar.

2. Tertimpa mesin

Proses pemasangan mesin water heater ini lebih mudah daripada water heater gas yang mengharuskan untuk membolongi tembok hanya untuk menggantungkan mesin tersebut. Biasanya kesalahan sering terjadi di bagian ini. Umumnya water heater listrik tidak memerlukan bor sebesar 6 milimeter untuk proses pelubangan tembok serta pemasangan penyangga untuk mesin tersebut. Langkah ini perlu agar mesin tersebut tidak mudah bobrok nantinya dan tertimpa pengguna.

3 Tanda water heater solar yang digunakan sudah rusak

1. Air yang keruh

Tanda pertama bahwa water heater tersebut rusak ialah air yang keluar dari shower atau keran itu keruh. Sehingga perlu cepat dimatikan mesin pemanas tersebut dan setelah itu jangan dipakai dulu. Selanjutnya juga perlu dites aroma air yang keluar tersebut. Jika airnya berbau amis maka ada kesalahan pada pipa utama dari mesin pemanas tersebut. Solusinya, segera dihubungi tukang reparasi ataupun tetangga yang mengerti cara memperbaiki pipa dari mesin pemanas air tersebut. Selanjutnya dijaga dengan baik mesin water heater tenaga surya yang baru.

2. Keluar bunyi bising

Jika mesinnya mengeluarkan bunyi bising atau mengeluarkan bunyi umumnya pertanda bahwa unit pemanas tersebut sudah sangat lama digunakan sehingga ada sedimen yang tertumpuk pada tangki. Terlalu banyak sedimen yang menumpuk dalam waktu yang lama membuatnya mengeras serta merusak penyaringan air pada bagian mesin tersebut hingga timbullah bunyi. Solusi yang tepat untuk kejadian ini adalah mengganti mesin pemanas air tersebut dengan unit pemanas air yang lain atau mengganti dengan pemanas air matahari.

3. Terdapat rembesan pada water heater

Jika sudah digunakan beberapa tahun atau dalam jangka waktu yang lama, logam yang berada dalam tangki tersebut bisa mengembang sehingga terjadinya keretakan pada bagian mesin. Jika sudah retak, maka perlu menggantinya dengan mesin yang baru tanpa perlu mengganti keran ataupun pipa pada water heater tersebut.

Sekian artikel tentang bahaya penggunaan water heater listrik dan memang sebaiknya pemakaian ganti dengan pemanas air matahari yang lebih baik.

Oleh: intisolar.com